Teknologi Kontrol Suhu, Teknologi Termistor

Apa itu sensor suhu NTC?

Apa itu sensor suhu NTC?

NTC (Koefisien suhu negatif) Sensor suhu adalah elemen pengukur suhu yang menggunakan penurunan eksponensial dalam resistansi termistor saat suhu naik. Inti adalah semikonduktor keramik yang dibuat oleh sintering logam oksida (seperti mangan, kobalt, dan nikel), dan suhu disimpulkan dengan mengukur perubahan resistensi. Berikut ini adalah karakteristik teknis intinya, aplikasi, dan poin seleksi:

Apa itu sensor suhu NTC?

Apa itu sensor suhu NTC?

Pemilihan dan penerapan sensor suhu NTC

Pemilihan dan penerapan sensor suhu NTC

Fungsi sensor suhu NTC

Fungsi sensor suhu NTC

SAYA. Karakteristik inti‌
‌Prinsip kerja‌
Saat suhu naik, konsentrasi pembawa bahan semikonduktor melonjak dan nilai resistansi menurun (karakteristik koefisien suhu negatif).

Hubungan resistansi-suhu sesuai dengan persamaan Steinhart-Hart‌: R=, dimana nilai B (konstanta materi) menentukan sensitivitas.

Bagaimana cara kerjanya:
Termistor NTC menggunakan prinsip koefisien suhu negatif, dimana resistansi material menurun seiring dengan kenaikan suhu. Hubungan ini biasanya bersifat non-linier.

‌Parameter utama‌
‌Resistensi nominal (R25): resistansi referensi pada 25°C (seperti 5kΩ, 10kΩ, 100kΩ).
‌Nilai B‌: mencerminkan sensitivitas suhu (umum 3435K, 3950K, dll.), semakin tinggi nilainya, semakin kuat sensitivitasnya.
‌Konstanta waktu termal‌: indikator kecepatan respons (milidetik hingga detik).
ketepatan: kelas industri dapat mencapai ±0,1°C pada kisaran -20°C~85°C.

‌Fitur struktural‌
Ini terdiri dari chip NTC, cangkang pelindung (logam/plastik), lead dan terminal, dan mengadopsi proses enkapsulasi dua lapis untuk meningkatkan penyegelan dan ketahanan terhadap kerusakan mekanis.
Ukuran fleksibel (diameter minimum 0.01 inci), mendukung desain yang disesuaikan.

Keuntungan:
Termistor NTC dikenal karena sensitivitasnya yang tinggi terhadap perubahan suhu, ukuran kompak, dan efektivitas biaya.

Jenis:
Termistor NTC tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk chip, disk, dan versi yang dibawa, dengan masing-masing bentuk memiliki kelebihan dan aplikasi yang berbeda.

II. Skenario aplikasi khas‌
‌Barang elektronik dan peralatan rumah tangga‌
Kontrol umpan balik suhu AC dan lemari es; perlindungan pembakaran anti-kering pemanas air; pemantauan suhu air mesin cuci.
‌Kendaraan energi baru dan penyimpanan energi‌
Pemantauan suhu baterai, perlindungan motor terhadap panas berlebih (kemasan tahan suhu tinggi dan desain pembuangan panas paksa diperlukan).
‌Kontrol industri‌
Kontrol suhu mesin cetak injeksi, kalibrasi suhu tungku pemanas, perlindungan overheating peralatan catu daya.
‌Peralatan medis‌
Pemantauan suhu aliran udara ventilator, peralatan dialisis kontrol suhu cairan, termometer digital.
‌Bidang lainnya‌
Deteksi level cairan (alarm level oli tangki minyak), kompensasi suhu sirkuit (mengimbangi penyimpangan transistor).

AKU AKU AKU. Panduan Seleksi‌

Faktor Poin referensi
‌Kisaran suhu‌ -50℃~150℃ tujuan umum; >150℃ memerlukan kemasan khusus (seperti penyegelan kaca).
Persyaratan akurasi Untuk skenario presisi tinggi, pilih model dengan konsistensi nilai B dalam ±1% dan toleransi R25 ±1% (seperti seri MF53).
‌Menammental Adaptability‌ Untuk lingkungan yang lembab/korosif, gunakan kemasan tahan air stainless steel (seperti pemeriksaan 10K3435); kabel anti tekuk diperlukan dalam situasi getaran.
‌Kecepatan respons‌ Ketika respon cepat diperlukan, pilih model dengan konstanta waktu termal <5S.
‌Pencocokan sirkuit‌ Pilih nilai R25 sesuai dengan impedansi sistem (seperti 10kΩ umumnya digunakan dalam sistem 5V).

IV. Arah Evolusi Teknologi‌

‌Inovasi Material‌: Chip elektroda emas meningkatkan stabilitas suhu tinggi (>200℃).
integrasi: Dikombinasikan dengan modul transmisi nirkabel untuk mencapai pemantauan jarak jauh Internet of Things.
‌Optimasi Pembuangan Panas‌: Struktur pembuangan panas yang dipatenkan membantu motor kendaraan listrik beroperasi dengan andal di lingkungan bersuhu tinggi.

Catatan: Sensor NTC harus dihindari pada suhu sangat rendah (<-50℃) atau suhu sangat tinggi (>300℃) skenario. Untuk kondisi seperti itu, disarankan untuk menggunakan termokopel (tipe K) atau RTD410.