Sensor suhu digital DS18B20 adalah sensor suhu digital satu bus yang diproduksi oleh DALLAS, Amerika Serikat. Ini memiliki rentang pengukuran suhu yang luas (-55℃~+125℃) dan resolusi pengukuran suhu bawaan 0,5℃. DS18B20 mendukung fungsi jaringan multi-titik, dan beberapa DS18B20 dapat dihubungkan secara paralel pada tiga kabel saja untuk mencapai pengukuran suhu multi-titik. Hasil pengukuran ditransmisikan secara serial dalam kuantitas digital 9~12-bit.
Mari kita sambungkan DS18B20 ke Arduino. Koneksinya sangat mudah. Mulailah dengan menghubungkan VDD ke pin 5V Arduino dan GND ke ground.
Untuk menghubungkan sensor suhu digital DS18B20 ke Arduino, Anda perlu melakukan langkah-langkah berikut:
Koneksi perangkat keras:
Hubungkan pin VCC DS18B20 ke pin daya 3.3V Arduino.
Hubungkan pin GND DS18B20 ke pin ground Arduino.
Hubungkan pin data DS18B20 ke pin GPIO Arduino (Misalnya, GPIO4).
Hubungkan resistor pull-up 4,7kΩ antara pin data dan pin daya 3,3V.
Konfigurasi Perangkat Lunak:
Pastikan Anda telah menginstal Arduino IDE dan menginstal perpustakaan pendukung papan pengembangan Arduino di IDE.
Tulis kode di Arduino IDE untuk membaca data suhu dari sensor DS18B20.
Sensor DS18B20 unik karena antarmuka 1-Wire® yang unik hanya memerlukan satu pin port untuk komunikasi, dan setiap perangkat memiliki kode serial 64-bit unik yang disimpan di ROM onboard. Selain itu, ini mendukung catu daya melalui jalur data, dengan rentang catu daya 3.0V hingga 5.5V, membuatnya sangat fleksibel dalam berbagai aplikasi. Aplikasi untuk DS18B20 mencakup termostat, sistem industri, produk konsumen, termometer, atau sistem sensitif termal apa pun, dll
DS18B20 adalah sensor suhu digital 1-Wire dari Maxim IC. Melaporkan derajat Celsius dari -55 ke 125 (+/-0.5) dengan 9 ke 12 angka akurasi. Setiap sensor diukir dengan nomor seri 64-bit yang unik – memungkinkan sejumlah besar sensor untuk digunakan pada satu bus data.
Fitur:
Antarmuka 1-Wire® yang unik hanya memerlukan satu pin port untuk komunikasi;
Setiap perangkat memiliki kode serial 64-bit unik yang disimpan dalam ROM onboard;
Kemampuan multidrop menyederhanakan aplikasi penginderaan suhu terdistribusi;
Tidak diperlukan komponen eksternal;
Dapat diberi daya melalui jalur data.
Kisaran catu daya adalah 3.0V hingga 5.5V;
Mengukur suhu dari –55°C hingga +125°C (–67°F hingga +257°F) ±0,5°C Akurasinya –10°C hingga +85°C;
Resolusi termometer dapat dipilih pengguna 9 ke 12 bit;
Mengonversi suhu menjadi kata digital 12-bit 750 milidetik (maks);
Nonvolatil yang dapat ditentukan pengguna (NV) pengaturan alarm;
Perintah pencarian alarm mengidentifikasi dan menangani perangkat dengan suhu di luar batas yang diprogram (kondisi alarm suhu);
Aplikasi termasuk termostat, sistem industri, produk konsumen, termometer, atau sistem sensitif panas lainnya.
Melangkah 2: Apa yang Anda Butuhkan:
Untuk membuat termometer, Anda akan membutuhkan barang-barang berikut:
Papan Arduino (A, JATUH TEMPO, Mikro, dll.).
Sensor DS18B20 tahan air dan resistor 4,7k.
Kabel jumper untuk menghubungkan semuanya.
Beberapa toko menjual sensor dengan resistor 4,7k.
Melangkah 3: Buatlah rangkaian sederhana
Untuk mencetak data dari DS18B20 pada monitor serial IDE, Anda harus membangun sirkuit sesuai skema.
Pertama pasang sensor ke papan tempat memotong roti dan sambungkan pinnya ke Arduino menggunakan jumper dengan urutan sebagai berikut: pin 1 ke GND; pin 2 ke pin digital apa pun (pin 2 dalam kasus kami); pin 3 ke +5V atau +3.3V dan terakhir resistor pull-up.
English
Afrikaans
العربية
বাংলা
bosanski jezik
Български
Català
粤语
中文(简体)
中文(漢字)
Hrvatski
Čeština
Nederlands
Eesti keel
Suomi
Français
Deutsch
Ελληνικά
हिन्दी; हिंदी
Magyar
Bahasa Indonesia
Italiano
日本語
한국어
Latviešu valoda
Lietuvių kalba
македонски јазик
Bahasa Melayu
Norsk
پارسی
Polski
Português
Română
Русский
Cрпски језик
Slovenčina
Slovenščina
Español
Svenska
ภาษาไทย
Türkçe
Українська
اردو
Tiếng Việt


